"Kalau dilihat gejala dari CCTV ini, jelas sekali gejala keracunan sianida, itu akan menyebabkan terbakarnya mulut bagian dalam dan saluran lambung," ujar Slamet dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Bungur Besar Raya, Rabu (9/10/2016).
CCTV yang ditampilkan hari ini memiliki resolusi dan piksel yang lebih bagus. Rekaman yang diputar hari ini bisa di-zoom dan kualitas gambarnya lebih tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berdasarkan CCTV, dr Slamet makin yakin karena saat autopsi ditemukan adanya sianida dalam tubuh Mirna.
"Yakin itu adalah keracunan sianida karena ditemukan sianida di kopi tersebut," ujarnya.
Lantas siapa yang menaruh sianida? atas pertanyaan itu, dr Slamet mengatakan itu bukan kompetensinya. (slm/rvk)











































