Kawanan Perampok Satroni Rumah Warga di Bintaro, Pembantu Sempat akan Diperkosa

Kawanan Perampok Satroni Rumah Warga di Bintaro, Pembantu Sempat akan Diperkosa

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 10 Agu 2016 14:15 WIB
Kawanan Perampok Satroni Rumah Warga di Bintaro, Pembantu Sempat akan Diperkosa
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kawanan perampok menyatroni sebuah rumah warga di Bintaro, Pesanggrahan, Jaksel. Dua orang pelaku sempat menganiaya pembantu dan hendak memperkosanya.

"Pengakuan korban bahwa pelaku juga mau memperkosa. Namun berhubung sedang datang bulan, korban tidak jadi diperkosa," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto kepada detikcom, Rabu (10/8/2016).

Perampokan terjadi pada pukul 07.39 WIB pagi tadi. Saat itu, rumah korban sedang dalam keadaan kosong, tetapi hanya ada seorang pembantu berinisial S (36) yang bekerja sampai petang saja di situ. "Pelaku berjumlah dua orang langsung masuk lewat belakang," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu masuk ke dalam rumah, dua pelaku langsung membekap S. Mata ditutup lakban dan mulut S dibekap keset kemudian ditutup serta tangannya diikat oleh kedua pelaku.

Sambil mengancam korban dengan golok, kedua pelaku memaksa korban untuk menunjukkan barang berharga milik majikannya. "Pelaku berkata 'saya butuh duit dimana kunci kamar, pilih hidup atau mati'," lanjut Afroni.

Namun lantaran pelaku tidak tahu di mana majikannya menaruh kunci kamar, kedua pelaku pun kesal dan menonjok mulut korban. Karena ketakutan, korban kemudian menunjukkan uang miliknya berikut handohone yang ada di jok motornya.

"Sementara pelaku yang satu mengacak-acak kamar tamu dan yang satu mengambil barang milik pembantu," tambahnya.

Selepas itu, kedua pelaku hendak memperkosa korban. Namun karena korban sedang datang bulan sehingga hal itu urung dilakukan pelaku yang kemudian pergi dari rumah tersebut.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian uang tunai Rp 113 ribu dan 2 Dollar Singapore serta RM 1 dan 1 unit handphone merek Advan," pungkasnya.

Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan tengah mengejar para pelaku. (mei/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini