Gara-gara Diraba, Wartawati Tuntut Arnold Schwarzenegger
Kamis, 24 Mar 2005 16:01 WIB
Jakarta - Arnold Schwarzenegger dihadang kasus pelecehan seksual. Pengadilan Tinggi Inggris menolak upaya untuk menghentikan tuntutan yang diajukan seorang wartawati Inggris terhadap Schwarzenegger.Perempuan itu mengklaim bahwa dirinya telah diraba oleh Gubernur California itu dan kemudian difitnah oleh para staf Schwarzenegger.Hakim Pengadilan Tinggi, David Eady setuju bahwa jurnalis Anna Richardson bisa melanjutkan kasusnya terhadap Schwarzenegger ke Pengadilan Tinggi di London, Inggris.Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Kamis (24/3/2005). Tanggal untuk persidangan kasus ini belum ditetapkan.Dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada tahun 2000 lalu, sebelum Schwarzenegger yang aktor film laga itu terpilih menjadi seorang gubernur di negara bagian AS pada tahun 2003 lalu. Hakim Eady juga menolak upaya yang dilakukan oleh juru bicara Schwarzenegger, Sean Walsh untuk menghentikan kasus ini dengan alasan bahwa pengadilan Inggris tidak punya yurisdiksi dalam hal ini.Menurut pengakuan Richardson, bintang "Terminator" itu sempat memegang buah dadanya saat berlangsung sebuah wawancara di London. Staf Schwarzenegger kemudian, ujar Richardson, merusak reputasinya sebagai pewawancara profesional dengan menuding bahwa dirinyalah yang memancing Schwarzenegger berbuat seperti itu.Menurut Richardson, dirinya telah difitnah oleh Schwarzenegger, Walsh dan juru bicara Sheryl Main dalam sebuah artikel yang dimuat di harian Los Angeles Times pada Oktober 2003 lalu, yang juga muncul di internet.Selama masa kampanye tahun 2003 lalu, aktor yang menjadi politisi itu diterjang sejumlah tuduhan bahwa dirinya meraba dan mempermalukan beberapa wanita di lokasi pembuatan film. Schwarzenegger kemudian meminta maaf karena "kadang-kadang berlaku buruk" dan melakukan beberapa hal yang "tidak benar, yang saya pikir main-main saja." Dikatakan Schwarzenegger saat itu, ia akan menjawab tuduhan-tuduhan tersebut setelah pemilihan gubernur. Namun kemudian ia berubah sikap dan mencetuskan bahwa tudingan-tudingan itu cuma "berita lama". Ia mengumumkan bahwa dirinya tidak akan menunjuk investigator untuk menyelidiki klaim para kaum Hawa itu.
(ita/)











































