Guruh Soekarno Putra:
LPJ Mega Sebaiknya Ditolak
Kamis, 24 Mar 2005 15:39 WIB
Jakarta - 'Duel' Megawati Vs Guruh dimulai. Menjelang kongres PDIP, Guruh Soekarno Putra yang maju sebagai calon ketua umum PDIP menyatakan, seharusnya laporan pertanggungjawaban Megawati ditolak dalam kongres. Ikatan saudara kandung dengan dirinya, tidak membuat Guruh rikuh mengkritik kakaknya, Megawati. Diperkirakan, 'duel' Guruh dengan Mega akan memanas seiring dengan makin mendekatnya kongres PDIP. "Saya melihat pengurus sekatrang sudah gagal menjalankan 3 amanah kongres di Semarang tahun 2000 lalu," ujar Guruh kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (24/3/2005).Ia mengungkapkan, 3 amanah kongres tersebut adalah memenangkan pemilu legislatif, pemilihan presiden 2004 serta membentuk departemen dalam kepengurusan DPP. "Dan jelas sekali 3 mandat itu tidak dilaksanakan pengurus sekarang," tandasnya.Untuk itu, kata dia, dengan tidak dilaksanakannya mandat ini sudah cukup untuk menolak laporan pertanggungjawaban (LPJ) DPP PDIP periode 2000-2005. "Tidak dilaksanakannya amanah ini sudah cukup alasan untuk tidak menerima LPJ," tukas Guruh.Putra bungsu tokoh proklamator Soekarno dari Fatmawati ini meminta peserta kongres mendatang untuk bersikap arif menyikapi LPJ Megawati. "Saya mengimbau utusan kongres bisa arif dan berani berbicara secara merdeka untuk menyatakan kalau LPJ ini tidak bisa diterima," tegasnya.
(asy/)











































