"Hampir 100 orang lebih (yang ikut). Keliling sini saja. Konsennya ke anak muda karena ya kita mau kenalkan Bu Risma ke anak muda Jakarta," kata Juru Bicara Jaklovers Hendi di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (31/7/2016).
![]() |
Mereka melakukan aksi berupa bersih-bersih jalan menggunakan sapu lidi. Mereka menganggap aksi itu merupakan simbolisasi dari apa yang dilakukan Risma, bersih-bersih.
Hendi menjelaskan, gerakan ini belum berpikir untuk merapat pada partai politik tertentu. Jaklovers, sambung Hendi, adalah gerakan yang ditujukan untuk memanggil Risma ke Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Mereka melakukan berbagai kegiatan di tengah masyarakat yang tengah menikmati Car Free Day (CFD). Jaklovers selama ini terwadahi melalui hubungan jejaring sosial para simpatisannya.
"Pendirinya ada beberapa, salah satunya Neno Warisman (pedakwah). Kita longmarch sambil sapu jalan. Karena dia (Risma) kan identik dengan ke mana-mana bawa sapu. Kesannya kita mau sapu semua keburukan di sini," jelas Hendi yang menggunakan seragam berwarna oranye.
Massa aksi memang tampak berseragam kaos berwarwarna oranye bertuliskan 'Gue Jaklovers, Jakarta Love Risma'.
Hendi mengaku belum pernah bertemu secara langsung dengan Risma. Tapi dia meyakini Risma akan 'tergugah' untuk membenahi Jakarta jika melihat dukungan yang semakin banyak.
![]() |
"Karena misi kita adalah memanggil Bu Risma. Kita harapannya dengan ini masyarakat Surabaya tahu Jakarta membutuhkan Bu Risma. Kalau melepaskan bisa nerima," jelas Hendi. "Bu Risma sepanjang kita tahu dia enggak pernah melarang (aksi dukungan). Silahkan saja," imbuhnya.
Nama Jaklovers sendiri dipilih karena menurut Hendi, nama itu cukup mudah diingat. "Meski sempat dapat protes karena itu domainnya Jakmania. Tapi kita Jaklovers," ujar dia. (bag/bag)













































