Nyanyian Seperti Freddy Budiman ke Haris Kerap Terdengar: Polri Harus Ungkap

Nyanyian Seperti Freddy Budiman ke Haris Kerap Terdengar: Polri Harus Ungkap

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 29 Jul 2016 18:44 WIB
Nyanyian Seperti Freddy Budiman ke Haris Kerap Terdengar: Polri Harus Ungkap
Foto: Arbi Anugrah/ Freddy Budiman saat menjalani sidang PK
Jakarta - Nyanyian seperti yang disampaikan gembong narkoba Freddy Budiman ke aktivis KontraS Haris Azhar soal dugaan keterlibatan oknum penegak hukum sering terdengar. Sebenarnya yang terpenting kesungguhan pihak kepolisian mengungkap oknum-oknum yang memanfaatkan narkoba sebagai ladang korupsi.

"Tidak ada yang baru yang disampaikan oleh Haris Azhar, fakta dan pengakuan seperti itu sudah banyak disampaikan oleh berbagai pihak terkait dengan terlibatnya aparatur hukum menjadi "bekingan", bahkan ikut menjual narkoba, dan memeras para pengedar besar narkoba," jelas Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar di Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Menurut dia, selama ini saja apa yang dilakukan Freddy dengan bebas berbisnis narkoba dari balik Lapas belum terungkap tuntas. (Baca juga: Kapolri Seriusi Cerita Freddy Budiman ke Haris Azhar Soal Setoran)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fakta operasi Freddy Budiman di penjara saja tidak pernah bisa mengungkap fakta siapa yang bermain dan pejabat mana yang menjadi dan oemain utamanya. Nah, bagi saya yang disampaikan Haris Azhar itu sudah sering didengar, tinggal bagaimana pihak kepolisian menindaklanjuti fakta-fakta dan pengakuan itu," jelas dia.

Pihak kepolisian harus berani bersikap, seperti yang diperintahkan Presiden Jokowi untuk melakukan perbaikan internal. Karena bagaimanapun cerita seperti yang dituturkan Freddy selalu terdengar dan menjadi cerita di publik.

"Bukan justru minta dibuktikan dan lain-lain, yang bertugas membongkar dan membuktikan ya aparatur hukum, bukan Haris Azhar atau yang lain," tegas dia. (dra/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini