Ini Penampakan Terakhir Freddy Budiman Sesaat Sebelum Dieksekusi Mati

Ini Penampakan Terakhir Freddy Budiman Sesaat Sebelum Dieksekusi Mati

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 29 Jul 2016 12:25 WIB
Freddy dipindahkan dari ruang isolasi menuju ruang eksekusi mati (ist.)
Jakarta - Gembong narkoba Freddy Budiman dieksekusi mati karena menjadi gembong narkoba dengan berbagai modus. Ia dieksekusi bersama tiga terpidana lainnya di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

detikcom mendapatkan foto terakhir Freddy sesaat sebelum dieksekusi mati pada Jumat (29/7/2016). Dalam foto itu ia tengah keluar dari ruang isolasi dan dikawal para petugas LP berseragam biru.

Dalam foto itu terlihat ia mengenakan kopiah warna hitam. Freddy yang mengimpor 1,4 juta ekstasi itu keluar ruang isolasi mengenakan kaos putih yang dibalut dengan kaos warna gelap. Dengan mengenakan celana warna krem, terlihat tangannya sedang memegang selembar kertas. Raut mukanya tampak tegang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu keluar dari ruang isolasi kurang lebih pukul 23.40 WIB, Kamis (28/7), Freddy dikawal tim eksekutor menuju halaman LP Besi dan dinaikkan ke kendaraan. Perlahan kendaraan menerobos hujan menuju Limus Buntu, kurang lebih 15 menit dari LP Besi.

Setelah sampai di lokasi, proses eksekusi disiapkan. Regu tembak menempati posisinya dan Freddy dkk didirikan di tengah lapangan. Hujan terus mengguyur. Di atas terpidana telah dipasang tenda agar tidak terkena hujan.

Dor! Tepat pukul 00.45 WIB peluru menembus para gembong narkoba itu.

Setelah itu tim dokter segera memeriksa untuk memastikan mereka telah meninggal. Lalu dilanjutkan prosesi oleh rohaniwan. Dan satu per satu jasad dikeluarkan dari LP Nusakambangan.

Freddy merupakan gembong narkoba kelas kakap. Ia dihukum mati karena mengimpor 1,4 juta ekstasi, padahal ia di dalam penjara. Ia juga membangun pabrik narkoba di selnya. Setelah dipindah ke Nusakambangan, ia masih mengontrol bisnisnya, termasuk mengimpor 50 ribu pil ekstasi dari Belanda lewat Jerman ke Indonesia.

(asp/nrl)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads