Pengancam Bom Wisma Nestle Mengaku dari JI

Pengancam Bom Wisma Nestle Mengaku dari JI

- detikNews
Kamis, 24 Mar 2005 12:47 WIB
Jakarta - Pengancam bom yang akan meledakkan perkantoran Arcadia Hijau, Jl. TB Simatupang Kav 88, Jaksel, mengaku berasal dari Jamaah Islamiyah (JI). Identitas JI disampaikan kepada Presdir PT Nestle Indonesia yang berasal dari India.Hal itu disampaikan Kapolsek Pasar Minggu AKP Suyudi Arioseto kepada wartawan di lokasi gedung, Kamis, (24/3/2005).Menurut Suyudi, ancaman itu disampaikan via telepon kepada Presdir Nestle, Rabu, (23/3/2005) pukul 20.00 WIB. Dalam ancaman itu disebutkan, mereka akan melakukan pembakaran gedung Nestle pada pukul Kamis, pukul 12.00 WIB. Sang pengancam menggunakan bahasa Inggris dengan logat melayu."Pengancam itu menanyakan kepada Presdir Nestle, 'kamu orang Amerika anda harus enyah dari sini kalau tidak kantor kamu akan saya bakar jam 12.00 WIB besok'. Kemudian Presdir menjawab 'saya bukan orang Amerika, saya India muslim'. Namun pengancam mengatakan 'saya tidak peduli anda dari mana, yang penting kamu harus pergi dari sini'," ungkap Suyudi.Saat ini, Tim Gegana Polda Metro Jaya masih melakukan penyisiran di Wisma Nestle. Ratusan karyawan yang berkantor di pusat perkantoran tersebut masih berada di halaman karena masih ada beberapa gedung yang belum boleh dimasuki karyawan."Kita tidak mau ambil risiko, secara prosedur kalau ada ancaman bom kita lakukan tahap-tahap koordinasi dengan Gegana Polda Metro Jaya yang sekarang masih melakukan penyisiran yang diawali dengan evakuasi karyawan sejak pukul 11.00 WIB kurang," kata Suyudi. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads