Diduga Coba Bunuh Diri, Seorang Pria di Bandung Terjun ke Sungai Cikapundung

Diduga Coba Bunuh Diri, Seorang Pria di Bandung Terjun ke Sungai Cikapundung

Masnurdiansyah - detikNews
Kamis, 21 Jul 2016 00:56 WIB
Diduga Coba Bunuh Diri, Seorang Pria di Bandung Terjun ke Sungai Cikapundung
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bandung - Seorang pria di Bandung diduga mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan menceburkan dirinya ke Sungai Cikapundung. Pria itu pun hanyut terbawa arus sungai yang saat itu tengah meluap.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Jembatan Baru, RT.04 RW 06, Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol Kota Bandung, sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (20/7/2016). Aksi bunuh diri ini dibenarkan oleh Kapolsek Regol Kompol Sumi.

"Seorang laki-laki dengan cara melompat ke dalam sungai Cikapundung," ucap Sumi saat dihubungi detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan bahwa pria tersebut diketahui bernama Dadang Suryana (38). Saat kejadian, Sumi menyebut air sungai dalam keadaan meluap dengan kedalaman 2 meter. Korban pun hanyut terbawa arus.

"Karena arus cukup deras, sungai cukup dalam jadi terbawa arusnya cepat sekali tidak ada hambatan untuk air mengalir lancar sekali arusnya," terang Sumi.

Sumi mengungkapkan bahwa ada seorang saksi atas nama Heni (48) saat kejadian tersebut. Heni tengah membereskan buku bekas yang tidak jauh dari tempat Dadang meloncat.

Selang beberapa menit, terdengar teriakan 'Allahu Akbar' diiringi suara seperti benda terjatuh ke dalam sungai. Saksi yang penasaran langsung mencari tahu benda apa yang jatuh ke dalam sungai. Setelah diketahui bahwa yang melompat itu seorang pria, sontak membuat Heni terkejut dan melaporkan kepada pihak berwajib.

"Jadi setelah saksi mendengar ada suara itu, kemudian menanyakan pada saksi lainnya yang saat itu juga sedang berada di lokasi bilang jika mereka melihat Dadang melompat ke dalam air," jelasnya.

Warga pun langsung melaporkan hal itu kepada pihak berwajib. Setelah mendapat laporan dari warga, Sumi beserta jajarannya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan dibantu dengan warga sekitar untuk melakukan pencarian terhadap Dadang dengan menyisir sepanjang sungai Cikapundung.

Kondisi sungai yang deras dan cuaca yang kurang mendukung membuat petugas menunda pencarian dan dilanjutkan pada Kamis (21/7) pagi. Tim penyelamat dan warga telah menyisir aliran sungai sejak pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB.

"Sementara untuk malam ini kita nyatakan untuk dihentikan dulu, karena kita dibantu oleh warga dan juga dibantu tim SAR menyisir arus sungai Cikapundung yang lagi deras," kata dia.

Sumi menambahkan saat melompat Dadang menggunakan baju kaos berwarna putih, mengenakan ikat kepala warna putih dan memakai celana panjang berwarna abu-abu .

"Kita lanjutkan besok menunggu cuaca terang," pungkasnya. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini