DetikNews
Selasa 19 Juli 2016, 11:51 WIB

Meriahnya Bodo Kupat, Lebaran Keturunan Jawa di Suriname

Niken Widya Yunita - detikNews
Meriahnya Bodo Kupat, Lebaran Keturunan Jawa di Suriname Foto: Dok. KBRI Paramaribo
Paramaribo - Masyarakat keturunan Jawa di Suriname memiliki tradisi turun-temurun yang unik dalam memperingati lebaran setiap tahunnya. Tradisi tersebut dinamakan Bodo Kupat, yang tahun ini berlangsung pada Minggu (17/7/2016).

Untuk memperingati Bodo Kupat, masyarakat keturunan Jawa dari seluruh Suriname berbondong-bondong menuju ke daerah yang bernama Rust and Werk (bahasa Belanda yang artinya istirahat dan bekerja), yang ditempuh menggunakan perahu.
Balap perahu

KBRI Paramaribo dalam siaran pers, Selasa (19/7/2016), menyebutkan Bodo Kupat merupakan tradisi silaturahmi ke rumah-rumah masyarakat keturunan Jawa dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti balap perahu, acara hiburan berupa live music dan dansa serta pertunjukkan budaya Jawa yaitu Jaran Kepang di balai desa.

Bodo Kupat merupakan tradisi turun-temurun yang membawa nilai-nilai positif dari leluhur mereka dari Indonesia, seperti guyub rukun dan silaturahmi Idul Fitri. Ada nilai luhur berupa kupat atau ngaku lepat yang diwujudkan oleh masyarakat keturunan Jawa di Suriname dalam bentuk bermaaf-maafan dan berbagi. Mereka membuka pintu rumah bagi siapa saja yang berkunjung untuk saling memaafkan seraya memberi hidangan dan minuman yang telah mereka persiapkan. Tradisi ini perlu untuk terus didukung dan dilestarikan.

Dubes RI untuk Suriname, Dominicus Supratikto, berkesempatan untuk merasakan atmosfer kemeriahan Bodo Kupat. Perjalanan dimulai dengan menyusuri sungai Suriname yakni dengan balap perahu, baik perahu dayung maupun perahu mesin. Balap perahu yang dibesut oleh orang keturunan Jawa dan Hindustan tersebut berlangsung ramai dengan teriakan penonton, desingan tembakan senapan serta kembang api sebagai penanda dimulai dan berakhirnya lomba.

Setelah puas menyaksikan balap perahu, perjalanan dilanjutkan menuju perkampungan Jawa Rust and Werk yang merupakan suatu daerah perkebunan di Utara Suriname, dimana 99 persen penghuninya adalah masyarakat keturunan Jawa.

Setibanya di sana, Supratikto disambut oleh warga keturunan Hindustan yang fasih berbahasa Jawa Ngoko. Pada momen Bodo Kupat, rumah-rumah warga di Rust and Werk dipadati oleh sanak keluarga yang datang dari seluruh penjuru Suriname untuk bersilaturahmi.

Langkah Supratikto menyusuri Rust and Werk sempat terhenti di rumah seorang warga bernama Hendrik Paimin yang mempersilakan mampir dan menyuguhkan keramahan khas Suriname. Paimin sangat senang rumahnya disinggahi duta besar dari negeri yang merupakan asal-usul leluhurnya.
Dubes mendatangi rumah warga


Menjawab hal tersebut, Supratikto juga mengajak keluarga Paimin untuk mengikuti program family trip yang akan diselenggarakan KBRI Paramaribo untuk membawa masyarakat Suriname berwisata ke Indonesia sekaligus mencari jejak leluhurnya.

Usai bersilaturahmi dan bercengkerama di rumah warga, perjalanan diakhiri di Balai Desa Rust and Werk, pusat perayaan Bodo Kupat. Balai desa dipadati oleh warga Suriname, tidak hanya keturunan Jawa namun juga keturunan Hindustan, kulit hitam (Creole dan Maroon) serta orang bule.

Acara Bodo Kupat di balai desa turut dihadiri oleh tokoh-tokoh keturunan Jawa di Suriname. Kali ini yang hadir yaitu Menteri Dalam Negeri Faizel Mohammed Noersalim, serta politisi yang saat ini menjabat sebagai anggota parlemen, Raymond Sapoen. Pengunjung juga dihibur dengan pertunjukan musik yang dibawakan oleh grup band Irama Smeltkroes yang mengiringi para pengunjung untuk berjoget.
Disajikan hiburan berupa pertunjukan musik

Di balai desa juga tersedia beragam hidangan lebaran ala Suriname yang disediakan gratis untuk para pengunjung. Ada makanan Jawa seperti nasi kuning, bakmi, sate, serundeng daging maupun makanan lokal Suriname seperti moksi alesi/nasi campur ala Suriname dan zoetzure tilapia/mujair asam manis dan lainnya.


(nwy/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed