Dari jadwal pemeriksaan di KPK, Selasa (19/7/2016), selain Santoso, penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Yora Yosida yang disebut sebagai teller. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Yani.
Selain itu, penyidik KPK juga memeriksa Ahmad Yani sebagai saksi untuk tersangka Santoso dalam perkara yang sama. Keduanya telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Majelis hakim yang dimaksud yaitu yang mengadili perkara perdata antara PT Kapuas Tunggal Persada (PT KTP) dan PT Mitra Maju Sukses (PT MMS). Panitera pengganti Muhammad Santoso menjanjikan pada kuasa hukum PT KTP untuk mengatur putusan perkara itu.
Kuasa hukum yang mewakili PT KTP yaitu Raoul Adhitya Wiranatakusumah. Dia pun meminta stafnya yaitu Ahmad Yani untuk memberikan uang suap kepada Santoso untuk pengaturan putusan tersebut. Akhirnya pada 30 Juni 2016, majelis hakim memutuskan untuk menolak gugatan PT MMS terhadap PT KTP.
Atas perbuatan tindak pidana suap tersebut, KPK menetapkan Santoso, Raoul, dan Ahmad sebagai tersangka. Namun sosok Raoul masih dicari keberadaannya. (dhn/asp)










































