Cerita Mencekam WNI Terjebak di Istanbul: Bandara Bergetar!

Ahmad Toriq - detikNews
Sabtu, 16 Jul 2016 11:13 WIB
Foto: REUTERS/Murad Sezer
Jakarta - Keluarga artis Amel Carla dan sejumlah WNI terjebak di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki. Mereka sempat melewati situasi mencekam saat percobaan kudeta terjadi.

Amel Carla dan keluarganya hendak pulang ke Indonesia setelah mengikuti tur liburan keliling Eropa. Amel pergi bersama ayah, ibu dan seorang kakaknya. Total ada 23 orang peserta tur. Mereka terbang dari Amsterdam dengan tujuan Indonesia, namun transit di Istanbul.

(Instagram/amelcarla)

Mereka tiba di bandara Ataturk sekitar pukul 00.00 waktu setempat. Begitu tiba, mereka langsung mendapat informasi semua penerbangan di delayed, dan tak ada petugas yang berjaga.

Ibunda Amel Carla, Rina, menuturkan situasi di bandara sempat mencekam karena terdengar rentetan bunyi ledakan. Rina menuturkan detik-detik yang dilaluinya bersama keluarga sangat menegangkan. Bunyi ledakan terdengar beberapa kali, orang-orang berlarian mencari tempat aman, menjauhi jendela, lalu tiarap. Kepanikan menyergap, ada yang menangis, bahkan hingga muntah.

"Kita di dalam airport nggak tahu situasi di luar, tapi terdengar ledakan, bandara sempat bergetar. Orang-orang di sini menjaga keluarga masing-masing dengan kepanikan-kepanikan, kecemasan, nangis, teriak-teriak, muntah-muntah saking stresnya," tutur Rina saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/7/2016).

Tak ada petugas yang berjaga, semua menyelamatkan diri masing-masing. Keadaan tambah mencekam saat ratusan warga Turki masuk ke bandara. Untungnya warga yang masuk ke bandara hanya melintas sambil meneriakkan yel-yel.

"Kita di sini sudah berapa kali tiarap-tiarap, karena khawatir dengan kondisi di luar. Situasinya seperti di film," tuturnya.

Amel Carla (Gus Mun/detikHOT)

Kini situasi di bandara sudah lebih kondusif dari sebelumnya, seiring dengan keberhasilan militer pro pemerintah mencegah kudeta. Keluarga Amel Carla dan orang-orang yang ada di bandara kini butuh bantuan makanan. Belum ada tanda-tanda bandara akan kembali beroperasi normal.

"Ini sudah ada yang mencari makanan, kita belum tahu sampai kapan di sini," tuturnya seraya menambahkan sudah ada telepon dari Menlu yang menghubungi Ayah Amel Carla.

Faksi dalam tubuh militer di Turki sempat mencoba melakukan kudeta. Staf Fungsi Politik KBRI di Ankara, Turki, Alamsyah, menuturkan kudeta yang dilakukan militer terjadi sekitar pukul 10 malam, waktu setempat. Saat terjadi kudeta, terdapat beberapa ledakan dibeberapa tempat. Namun, hingga kini belum ada informasi adanya WNI yang menjadi korban dalam insiden ini. (tor/dra)