Sambil Menangis, Saudara Kembar Ceritakan Saat Mirna Tergeletak Usai Diracun

Sidang Kasus Pembunuhan Mirna

Sambil Menangis, Saudara Kembar Ceritakan Saat Mirna Tergeletak Usai Diracun

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Selasa, 12 Jul 2016 17:27 WIB
Sambil Menangis, Saudara Kembar Ceritakan Saat Mirna Tergeletak Usai Diracun
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Sendy Salihin, saudara kembar Wayan Mirna Salihin, menjadi saksi dalam sidang pembunuhan Mirna yang melibatkan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Sendy menangis saat memberikan kesaksian di ruang siang.

Sidang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Bungur Besar Raya, Kemayoran, Selasa (12/7/2016). Sendy mengatakan terakhir bertemu 3 hari sebelum Mirna meninggal.

"Terakhir ketemu sama Mirna tiga hari sebelum meninggal waktu makan keluarga. Semua baik-baik saja, makan malam di Grill Midplaza," ucap Sendy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sendy mengungkapan kesedihannya saat mendengar saudara kembarnya berada di RS Abdi Waluyo. Dia melihat Mirna sudah tergeletak dan tidak bisa melakukan apa-apa.

"Saya lihat bibirnya biru. Saya coba bangunin terus, bangunin terus, tapi nggak bangun-bangun. Saya pikir Mirna pingsan, jadi saya harus bangunin terus, bangunin terus," ucap Sendy sambil terisak.

Sendy lalu bertanya kepada dokter yang menangani Mirna, namun tidak mendapat jawaban. Dia juga sempat menelepon adiknya Febrina yang berada di Australia.

"Semua orang tanya ke dokter, tapi dokter nggak bisa jawab karena harus diambil sampel lambungnya Mirna dulu," ucapnya. (slh/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini