"Nanti kita lihatlah. Yang pasti sejauh inikan indikasi itu belum ada (maju dari parpol). Kan dari berbulan-bulan lalu menguat ingin mau independen. Kan independen atau tidak dapat jawabannya besok, Agustus," kata Ketum PPP Romahurmuziy di kantor DPP PPP, Jl Tebet Barat Raya IX, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).
Romi tidak mau ambil pusing dengan kegalauan Ahok. Menurutnya bila Ahok ingin mendapat dukungan dari PPP untuk maju pada Pilgub 2017 mendatang, Ahok tinggal melamar kepada DPP PPP. Bila tidak melamar, PPP memastikan akan mengusung calon lain.
"Kita akan lihat perlu dukungan PPP atau tidak. Kalau perlu harusnya tinggal melamar. Kalau tidak melamar bagaimana kita mau dukung. Kan pertama kita mau dukung orang yang butuh dukungan parpol. Kedua akan mendukung yang melamar ke PPP," imbuhnya.
Tiga parpol yang mendukung Ahok yakni Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Jumlah kursi yang mereka punyai di DPRD DKI sudah cukup untuk mengusung Ahok untuk menempuh jalur parpol ke Pilgub DKI 2017.
Ahok sendiri menganalogikan jalur parpol adalah jalur tol yang gampang ditempuh, bebas hambatan. Sedangkan jalur independen adalah jalan yang berat. (tor/tor)











































