Kapolri: Data Rumah Sakit yang Gunakan Vaksin Palsu Tak Bisa Diungkap ke Publik

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 30 Jun 2016 12:18 WIB
Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyampaikan klinik, Puskesmas, dan rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu tidak bisa diungkapkan. Tapi, semua data sudah ada di Bareskrim Polri.

"Nanti itu secara tertutup akan disampaikan Kabareskrim, ini belum bisa disampaikan ke publik," jelas Badrodin usai apel pengamanan lebaran di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Badrodin juga menyampaikan, saat ini penyidik tengah mempelajari dampak vaksin palsu saat disuntikan ke balita.

"Kita tanya pendapat ahli dampaknya apa kalau disuntikan ke orang itu dampaknya apa, harus langkah lanjutnya itu seperti apa. Hari ini ada ibu Menteri Kesehatan yang akan koordinasi dengan Kabareskrim, itu akan direncanakan. intinya dalam hal ini kita lebih ke bahan bahan itu sama dampaknya apa nanti apa, kemudian bagaimana cara mencegah vaksin palsu selanjutnya," tegas dia. (mei/dra)