Tolak Kenaikan Harga BBM, PKB Dukung Hak Angket
Selasa, 22 Mar 2005 21:24 WIB
Jakarta - Sekjen DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan sikap partainya tetap menolak keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. PKB juga tetap mendukung terlaksananya hak angket anggota DPR mengenai kenaikan BBM tersebut. "Hak angket tersebut untuk mendengarkan penjelasan lebih detail dari pemerintah mengenai kompensasi BBM. Hak angket ini juga meminta supaya kompensasi BBM ditarik dari sektor lain bukan menghapus subsidi BBM," ujarnya kepada wartawan disela-sela pengajian bulanan di rumah dinasnya, Jl. Denpasar Raya 5, Jakarta, Selasa (22/3/2005) malam. Dikatakan Muhaimin, jika akhirnya harga BBM naik, kenaikannya harus bertahap dan tidak boleh memberatkan masyarakat. Sebelum menaikkan harga BBM, seharusnya pemerintah menghapus pengangguran dan meningkatkan sektor kelautan dan pertanian. "Subsidi BBM jangan dicabut, tapi anggaran sektor lain ditarik untuk kompensasinya," kata wakil ketua DPR itu. Disinggung rencana pemerintah memberikan pendidikan gratis dan beasiswa, menurut Muhaimin, merupakan kewajiban pemerintah. Ia berharap dengan pendidikan tinggi, pendapatan masyarakat juga akan naik. Itu memang upaya berani dari pemerintah, tetapi prosesnya harus berjalan seimbang," tuturnya.
(rif/)











































