Kesaksian Mbah Kasan Mulyo: Orang yang Melintas, Motor, dan Truk Kena Longsor

Longsor di Purworejo

Kesaksian Mbah Kasan Mulyo: Orang yang Melintas, Motor, dan Truk Kena Longsor

Bagus Kurniawan - detikNews
Senin, 20 Jun 2016 18:36 WIB
Kesaksian Mbah Kasan Mulyo: Orang yang Melintas, Motor, dan Truk Kena Longsor
Foto: Bagus Kurniawan
Puworejo - Mbah Kasan Mulya (65), warga Dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, adalah salah satu saksi mata saat bencana tanah longsor terjadi pada hari Sabtu (19/6/2016).

Rumah Mbah Kasan sekitar tiga rumah atau 50 meter di sebelah timur lokasi longsor. Rumahnya berhadapan langsung dengan sungai kecil yang merupakan awal mula terjadinya longsoran kecil yang kemudian melongsorkan bukit di kawasan desa tersebut.

"Di sebelah atas jalan dusun itu ada tiga rumah. Satu rumah dalam keadaan kosong atau tidak ditempati dan dua rumah ada penghuni," ungkal Kasan mengawali cerita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya pada hari Sabtu hujan deras mengguyur desa sejak pukuil 14.00 WIB. Sekitar pukul 17.00 WIB lumpur dari bebatuan dari atas bukit mulai ada yang longsor. Air bercampur lumpur mengalir deras ke bawah. Sebagia melewati sungai kecil yang turun menuju Sungai Gading yang ada di bawah desa atau sekitar 200 meter dari lokasi. Namun ada pula lumpur dan air mengalir melalui pekarangan dan kebun warga.

"Pohon-pohon dan dapuran (rumpun-red) bambu juga ada yang roboh," katanya.

Oleh karena air bercampur lumpur semakin deras turun ke bawah sehingga menutup jalan dusun yang menghubungi wilayah Karangrejo Loano, Banyuasin hingga Desa Donorati, Kecamatan Purworejo. Warga sekitar bersama beberapa orang warga yang melintas sempat bekerja bakti menyingkirkan pohon-pohon dan batang bambu yang tumbang.

"Air dan lumpur yang masuk ke sungai juga bertambah banyak dan deras," katanya.

Menurut dia, bencana longsor terjadi sehabis magrib sekitar pukul 18.30 WIB saat warga masih ada yang membersihkan di jalan yang tertutup longsoran.

"Setelah itu terdengar suara gemuruh dan kemrosak, batang pohon tumbang terseret air," katanya.

Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

Aliran listrik seketika itu padam dan hujan masih turun dengan deras. Saat kejadian ada warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berteriak minta tolong.

"Malam itu yang berhasil diselamatkan adalah Pak Muhtar (52) yang sedang lewat di jalan," katanya.

Menurutnya tiga rumah yang ada di dekat jalan tersebut langsung hilang terseret longsoran ke arah sungai. Sedangkan motor-motor milik warga maupun orang yang tengah lewat di jalan itu ditemukan tidak jauh dari pinggir jalan dusun yang tertimbun longsoran.

"Satu truk yang berada di pinggir karena terhenti saat dilakukan pembersihan longsoran juga hilang terseret air masuk ke sungai," katanya.

Sementara itu berdasarkan data di posko utama, korban yang ditemukan hari ini di Dusun Caok adalah Setyowati (16). Korban tinggal di salah satu rumah yang ikut hancur diterjang longsoran. Sopir truk bernama Sulaiman belum ditemukan. Empat korban lainnya adalah Slamet, Ayuk, Muhsadoh, dan Aditya juga masih dalam pencarian. Bangkai truk oleh tim SAR hari ini sudah ditemukan berada di aliran sungai bagian bawah. Namun tidak diketemukan sopir truk Sulaiman.

Hingga saat ini fokus pencarian dengan menggunakan alat berat di fokuskan di longsoran di dekat jalan dan bagian bawah dekat aliran sungai atau tempat ditemukannya 9 korban pada hari Minggu kemarin. (bgs/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads