"Kalau mau ikut jalur partai, ya ikuti aturan main yang berlaku di partai.
Antara relawan dan PDI Perjuangan juga bisa berjalan dan berjuang bersama secara komplimenter (saling melengkapi) tidak harus dipertentangkan," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Senin (20/6/2016).
Andreas menegaskan bahwa PDIP sejak awal tidak pernah berpikir untuk mendukung calon perseorang. Dia menjelaskan bagaimana jalur perseorangan dan parpol berbeda di mata PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andreas, hal itu tidak ada di jalur perseorangan. Jalur perseorangan dianggap hanya mengutamakan kekuasaan.
"Sementara pilihan jalur perseorangan yang dikedepankan adalah individualisme kandidat. Dan tujuanpun hanya untuk meraih kekuasaan," papar Andreas.
Dengan demikian, PDIP mengembalikan pilihan ke Ahok. "Silakan saja Pak Ahok memilih jalur perseorangan. PDIP sama sekali tidak terganggu dengan pilihan itu," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Teman Ahok sudah sukses mengumpulkan lebih dari satu juta KTP dukungan untuk Ahok-Heru di Pilgub DKI 2017. Di saat yang sama, Ahok semakin membuka peluang mau diusung parpol di Pilgub DKI 2017 mendatang.
"Kita mah siap saja selama partai bisa yakinkan Teman Ahok bahwa pasti calonkan saya, kita bisa ikut parpol," ucap Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/6/2016). (imk/tor)











































