Warung Makan di Lombok Saat Ramadan: Tutup Siang Hari dan Buka Jam 4 Sore

Warung Makan di Lombok Saat Ramadan: Tutup Siang Hari dan Buka Jam 4 Sore

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Rabu, 15 Jun 2016 10:23 WIB
Warung Makan di Lombok Saat Ramadan: Tutup Siang Hari dan Buka Jam 4 Sore
Foto: Yudhistira AS
Mataram - Beberapa hari ini di media cetak maupun elektronik marak dengan adanya razia warung makan yang buka selama bulan puasa. Di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri, razia warung makan hampir dipastikan tidak ada.

Memang sebelum bulan Ramadan tiba, Pemprov NTB telah mengimbau agar para pedagang makanan boleh buka di sore hari. Dan para pedagang tersebut tidak ada yang melakukan protes atau bandel tetap membuka warungnya di siang hari.

Seperti yang dilihat detikcom pada Rabu (15/6/2016) di sepanjang Jalan Taman Udayana, Mataram, yang merupakan pusat jajanan di Kota Mataram, warung-warung semua hampir dipastikan tutup. Tak ada warung yang masih buka dengan ditutup kain di depannya.

Rata-rata warung tersebut baru buka sekitar pukul 16.00 Wita. Menurut salah satu pedagang makanan di sekitar Taman Udayana, Baiq Rahayu, memang dari bulan Ramadan sebelum-sebelumnya, dirinya selalu berjualan sekitar pukul 16.00 WITA hingga 19.30 WITA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kan puasa dan rata-rata di sini (warga Mataram) juga puasa jadi ya kita buka warungnya pas jam mau buka saja. Kalau buka memang ramai sekali di sini. Banyak takjil," kata Baiq Rahayu yang saat ditemui sedang menyapu halaman depan warungnya.

Baiq Rahayu juga menjelaskan di Kota Mataram sangat jarang sekali ada razia makanan. Karena memang rata-rata penduduk Lombok beragama Islam. "Ya kesadaran sendiri saja. Tidak perlu dirazia. Kami puasa, Anda puasa. Kalau Anda tidak puasa dan mau makan, ya bisa beli mungkin di mall," tuturnya.

Taman Udayana baru mulai ramai sekitar pukul 15.00 WITA. Banyak orang mencari panganan untuk berbuka, mulai dari Satu Bulayak, plecing kangkung, hingga Ayam Taliwang yang dijual di sepanjang jalanan Taman Udayana. (yds/dra)


Berita Terkait