Bupati Dedi Targetkan Purwakarta Bebas Rumah Tidak Layak Huni Akhir 2017

Bupati Dedi Targetkan Purwakarta Bebas Rumah Tidak Layak Huni Akhir 2017

Tri Ispranoto - detikNews
Selasa, 14 Jun 2016 17:18 WIB
Bupati Dedi Targetkan Purwakarta Bebas Rumah Tidak Layak Huni Akhir 2017
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (Foto: istimewa)
Purwakarta - Di tengah pro dan kontra pembangunan masjid oleh Pemprov Jabar senilai Rp 1 triliun, Pemkab Purwakarta berencana menuntaskan perbaikan 20 ribu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) pada tahun 2017 nanti dengan gelontoran dana mencapai Rp 400 miliar.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjelaskan, dana tersebut berasal dari APBD Pemkab Purwakarta yang akan disalurkan melalui alokasi bantuan keuangan desa.

"Dari pusat itu ada, hanya kecil sekali Rp 7,5 juta. Sedangkan satu rumah itu bisa Rp 20 juta. Itu termasuk perbaikan Rutilahu dan MCK," jelas Dedi saat ditemui di Pendopo Purwakarta, Selasa (14/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dedi, program Rutilahu adalah utang terakhir di masa jabatannya. Pasalnya selama menjabat dua periode berbagai permasalahan seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan sudah selesai tinggal penambahan program dan perawatan.

Selain untuk perbaikan Rutilahu, dana tersebut pun diperuntukan untuk membantu rakyat tidak mampu memproses kepemilikan tanah agar memiliki sertifikat dan tidak lagi menyandang status hidup di tanah ilegal.

Disinggung soal pemilihan perbaikan dibanding membangun Rusunawa, Dedi memiliki alasan tersendiri. Menurutnya bagi warga yang hidup di pedesaan tidak cocok untuk hidup di Rusunawa karena kesehariannya bertani, berladang, dan berternak.

"Terkecuali yang hidup di perkotaan itu sudah kita siapkan Rusunawa. Tapi kan kebanyakan program Rutilahu ini di pedesaan seperti Sukasari dan Tegalwaru," ungkapnya.

Dedi berharap proses pengerjaan tersebut bisa segera dikerjakan secara bertahap mulai awal tahun 2017 mendatang. "Sehingga akhir 2017, Purwakarta bebas Rutilahu dan seluruh masyarakatnya memiliki MCK," pungkas pria yang akrab disapa Kang Dedi itu. (hri/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini