Populasi Macan Tutul di Taman Nasional Gede Pangrango Tersisa 32 Ekor

Populasi Macan Tutul di Taman Nasional Gede Pangrango Tersisa 32 Ekor

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 27 Mei 2016 20:52 WIB
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Foto: Rina Atriana/detikcom)
Cianjur - Salah satu habitat macan tutul Jawa yakni di Taman Nasional Gede Pangrango, Jawa Barat. Hanya saja, saat ini populasinya tersisa 32 ekor saja.

"Dari pantauan terakhir ada 32 ekor," kata Kepala Seksi Perencanaan Perlindungan dan Pengawasan Balai Besar TNGGP Aden Mahyar, saat ditemui di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (27/5/2016).

Mengantisipasi agar populasinya tak semakin sedikit, petugas polisi hutan terus melakukan patroli. Bahkan, untuk saat-saat tertentu, Taman Nasional sengaja ditutup agar satwa-satwa ada waktu untuk bereproduksi dengan tenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Dear Pendaki, Jangan Rusak Indahnya Pemandangan Gede Pangrango ini

Penutupan terakhir dilakukan pada Januari hingga Maret 2016. Selain atas alasan waktu untuk bereproduksi, juga saat itu memang saat-saat curah hujan tengah tinggi-tingginya.

"Karena ketika musim hujan makanan untuk satwa itu berlimpah. Itu peluang bereproduksi," tutur Aden.

Selain populasi macan tutul, populasi burung juga menjadi perhatian pengelola. Apalagi saat ini masih kerap dilakukan perburuan liar oleh warga sekitar.

Baca juga: Pendaki Diimbau Tak Sombong Saat Naik Gunung Gede Pangrango, ini Sebabnya

"Jadi mereka (pencuri burung) memasang pancing dan menggunakan burung pemancing. Masih banyak itu terutama di daerah Sukabumi," ungkapnya. Burung-burung yang menjadi target di antaranya burung Kacamata dan Raja Udang yang berukuran kecil.

Rina Atriana/detikcom


(rna/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads