Sofyan Djalil: Ricuh di Paripurna Untuk Matangkan DPR
Minggu, 20 Mar 2005 18:04 WIB
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Sofyan Djalil berkomentar terhadap kericuhan di paripurna DPR soal BBM beberapa hari lalu. Menurut dia, kericuhan itu merupakan proses pembelajaran untuk mematangkan anggota DPR.Hal ini disampaikan Sofyan Djalil dalam diskusi mengenai BBM di kantor Menteri ESDM, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (20/3/2005). Hadir juga dalam diskusi Menteri ESDM Poernomo Yusgiantoro dan mantan Mentamben M Sadli. Sofyan tidak meyakini analisis bahwa akan terjadi gap antara pemerintah dengan DPR setelah kericuhan itu terjadi. Bahkan, bila DPR akan menolak kenaikan harga BBM, gap itu juga tidak akan muncul. "Banyak pihak yang belum memahami apa terjadi di DPR kemarin itu. Menurut saya, itu merupakan proses maturity dalam berdemokrasi," kata Sofyan. Pada kesempatan itu, Sofyan juga menyambut baik usulan agar Menkominfo melakukan kerja sama dengan Pertamina dalam memantau penyelundupan BBM yang merugikan negara. Namun, harus dipertimbangkan juga, berapa cakupan luas dalam memantau penyelundupan itu, karena luasnya wilayah Indonesia.
(asy/)











































