Polisi Masih Cari Pelaku Penembakan di Rumah JAM Pidsus
Minggu, 20 Mar 2005 12:36 WIB
Jakarta - Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penembakan di dekat rumah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Sudhono Iswahyudi. Polisi masih terus bekerja keras untuk mencari pelakunya. Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Mathius Salempang menyatakan, sampai saat ini sejumlah saksi diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan. "Ada beberapa saksi yang kita periksa, terutama yang melihat kejadian," ungkap Salempang saat dihubungi detikcom, Minggu (20/3/2005). Ditanya apakah saat ini sudah diketahui kelompok mana yang melakukan penembakan ini, Salempang menyatakan, saat ini masih dalam penyelidikan. "Ya kita masih selidiki," ungkapnya.Menurut Salempang, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), kasus penembakan ini kemungkinan besar ini bermotif pencurian. "Untuk sementara ini, kasus ini motifnya pencurian," jelas Salempang. Seperti diketahui, pada Sabtu (19/3/2005) sekitar pukul 05.00 WIB, seorang tampak mengendap-endap di rumah Sudjono. Namun, penjahat itu diketahui oleh petugas piket Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Gunawan Jauhari. Rumah Sudhono yang berlamat di Jl. Rambai I/1, Taman Puring, Jakarta Selatan itu memang berdampingi dengan Kejaksaan Negeri Jaksel. Penjahat itu diteriaki 'maling-maling'. Akhirnya, penjahat itu kabur dengan mengendarai sependa motor diboncengkan seorang rekannya. Saat Gunawan Jauhari bertemu dengan penjahat itu, sang penjahat melepaskan tembakan dan mengenui perut Gunawan. Salempang menjelaskan, indikasi bahwa kasus ini bermotif pencurian, karena memang selama ini memang ada modus operandi yang dilakukan para pencuri untuk melakukan pencurian pada pukul 05.00 WIB, saat penghuni rumah sedang salat subuh atau bersiap-siap meninggalkan rumah. "Penjahat dengan modus operandi ini sudah pernah kita temukan dan kita pernah menangkap pelakunya setahun lalu," kata dia. Namun, apakah pelaku penembakan ini satu komplotan dengan pencuri dengan modus seperti itu, kata Salempang, masih didalami lebih lanjut. Indikasi lainnya, saat kejadian, mobil Toyota Kijang milik Sudhono memang sedang berada di garasi. "Kemarin saya datang langsung ke lokasi. Dan diketahui bahwa saat itu, mobil Pak JAM Pidsus memang ada di garasi yang tidak dikunci. Saat kejadian, Pak Jampidsus sedang bersiap ke airport untuk berangkat ke Semarang," kata dia. Dan diduga, pencuri akan mencuri mobil tersebut. "Pencurian dengan modus melakukan operasi saat subuh ini, memang salah satu barang yang diincar adalah mobil," ungkap Salempang. Salempang juga mengungkapkan, pencuri sempat masuk ke halaman rumah Sudhono sebelum kepergok oleh petugas piket kejaksaan itu. "Pencuri itu masuk bukan dengan melompat pagar. Tapi, masuk lewat pintu pagar yang tidak dikunci," jelasnya. Kini, kasus ini masih ditangani oleh Polres Jakarta Selatan dan diback up oleh Polda Metro Jaya. Sementara Gunawan Jauhari yang terkena tembakan masih berada di RSP Pertamina dan kondisinya membaik setelah dilakukan operasi oleh tim dokter.
(asy/)











































