Kondisi 7 Mahasiswa Mogok Makan di USNI Melemah
Minggu, 20 Mar 2005 00:06 WIB
Jakarta - Memasuki hari ketiga kondisi 7 mahasiswa Universitas Satya Negara Indonesia yang melakukan aksi mogok makan di depan kampus mereka, saat ini tampak pucat dan lelah. Namun begitu, para mahasiswa itu terus diperiksa kondisi badannya."Setiap hari harus check-up, dan kami pun ada dokter yang memeriksa kesehatan kami," kata Akhmad Malawi salah seorang peserta aksi kepada detikcom melalui telepon di Jakarta, Kamis (19/3/2005). Aksi mogok makan tersebut dilakukan oleh 7 mahasiswa USNI di depan kampus USNI jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, untuk menuntut diturunkannya harga BBM. Mereka mendirikan tenda persis di depan pintu masuk USNI. Para mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan ini hanya terlihat berbaring-baring di dalam tenda dan duduk-duduk saja. Tampak pada wajah-wajah mereka kelelahan dan terlihat pucat serta lemas. Dalam aksinya mereka juga memasang karton-karton yang berisi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, kecaman terhadap presiden SBY-JK dan penolakan tehadap uutang baru. Tulisan itu antara lain, Turunkan Harga BBM, Mogok Makan Tolak Harga BBM, Tolak Utang Najis, Bubarkan CGI. Ketika ditanyakan sampai kapan aksi ini akan berlangsung, mereka menjawab "Kita fokus untuk turunkan BBM, dan kami akan melakukan aksi ini sampai BBM turun," tegasnya.
(mar/)











































