Novanto Ketum, Konflik Golkar Selesai?

Novanto Ketum, Konflik Golkar Selesai?

M Iqbal - detikNews
Rabu, 18 Mei 2016 10:31 WIB
Novanto Ketum, Konflik Golkar Selesai?
Foto: Subastian Basith
Jakarta - Permusuhan dan saling serang antar kader Partai Golkar terjadi sekitar 1,5 tahun terakhir akibat dualisme kepengurusan dari dua munas berbeda. Seteru banyak babak itu kemudian berujung dengan digelarnya Munaslub di Bali.

Setya Novanto lalu terpilih dengan suara signifikan sebagai ketua umum setelah bertarung dengan 7 calon ketua umum lain. Namun, apakah dengan begitu konflik Golkar sudah benar-benar berakhir dan rekonsiliasi tercapai?

"Ada komitmen Pak Novanto dalam pidato yang disampaikannya bahwa dia akan menjalankan sepenuhnya rekonsiliasi secara nasional itu," ucap Agung Laksono kepada detikcom, Rabu (18/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agung, rekonsiliasi di tingkat pusat pasca konflik dualisme kepengurusan DPP Partai Golkar selama sekitar 1,5 tahun sudah berjalan dalam Munaslub. Sejauh ini, Agung melanjutkan, seluruh caketum menerima hasil Munaslub Bali.

"Rekonsiliasi tingkat pusat sudah berjalan dengan baik, tapi nanti dilihat dalam susunan kepengurusannya seperti apa. Kalau mencerminkan rekonsiliasi tentu akan lebih sempurna," ujar mantan Waketum Golkar itu.



Begitu juga rekonsiliasi di tingkat daerah. Seperti diketahui, perpecahan Partai Golkar dalam dua kubu kepengurusan terjadi juga di DPD tingkat I dan tingkat II. Maka pasca Munaslub mereka harus disatukan kembali.

"Pak Novanto berjanji akan melanjutkan rekonsiliasi supaya terlaksana juga di daerah, provinsi, kabuapten dan kota. Sebab akibat konflik setahun setengah itu, sudah berdampak juga di banyak daerah. Terjadi permusuhan, pembelahan dan sebagainya," papar Agung.

"Demikian pula dengan ormas, SOKSI dan KOSGORO yang dibelah supaya kembali lagi ke kesatuan," imbuh Agung.

(bal/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads