"Ya tidak ada masalah, saya kira ini bukan berita baru," kata Waketum Geridnra Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR saat tiba di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2016).
Menurut Fadli, sejak awal KMP bahkan Prabowo juga mengatakan akan mendukung pemerintah jika program-program itu baik dan akan kritis bahkan menolak jika bertentangan dengan kehendak rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kekuatan KMP di parlemen yang tinggal menyisakan Gerindra, Fadli mengatakan fungsi pengawasan terhadap pemerintah akan tetap berjalan. Dia yakin meski parpol-parpol kini mendukung pemerintah, namun tak serta merta semuanya otomatis disetujui.
"Artinya kita bukan cap stempel dari pemerintah, bahkan partai di pemerintah bisa kritis," ucap politisi asal Jabar itu.
Sebenarnya masih ada PKS. Partai berlambang bulan sabit kembar itu belum pernah menyatakan secara resmi keluar dari KMP. Namun sejak merapat ke Istana pada Desember 2015 lalu, Gerindra menganggap PKS sudah bergabung ke barisan pendukung Jokowi.
Baca juga: Gerindra: Kami Tak Menuduh, Mungkin PKS ke Jokowi Terkait Reshuffle (bal/tor)










































