"Terjadi pro-kontra," kata Ketua Komite Pengarah (Steering Committee) Munaslub Nurdin Halid di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Sabtu (14/5/2016).
Apa pentingnya perkara ini? Urusan voting terbuka atau tertutup dalam memilih caketum berkaitan dengan kerahasiaan masing-masing pengurus dalam menentukan pilihannya. Karena dalam rapat pramunas, ada yang minta terbuka dan ada yang minta tertutup.
Voting dibagi menjadi dua, yakni voting untuk memilih kandidat caketum menjadi caketum. Voting kedua, yakni untuk memilih caketum menjadi Ketum Golkar. Karena masih belum satu suara soal mekanisme ini, maka Nurdin berinisiatif agar para pengurus DPD I dan DPD II Golkar bermusyawarah dulu.
"Silakan DPD I dan DPD II melakukan musyawarah. Bila tidak terjadi mufakat, kita harus kembali voting. Itu nanti besok (menentukan cara pemilihan terbuka atau tertutup)," kata Nurdin. (dnu/bag)











































