Penjelasan KPK yang ditunggu Akom terkait jabatannya sebagai Ketua DPR. Akom ingin memastikan bahwa setorannya ke Golkar tak termasuk gratifikasi.
"Ada yang perlu saya sampaikan menyangkut soal bantuan, kami sedangย mengumpulkan bantuan juga dari kader-kader lain, ada yang Rp 10 juta, Rp 5 juta dan sesuai kemampuannya. Nanti pada saat waktunya kami juga akan konsultasikan hal itu dan menunggu klarifikasi dari SC kepada KPK. Jadi apakah dapat dibenarkan dibenarkan dari KPK. Kami menunggu itu semua dari SC," kata Akom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukan kami yang melakukan klarifikasi kepada KPK, tetapi SC. Kami akan patuh dan tunduk kepada panitia SC yang ditetapkan DPP Golkar. Tentu sekali lagi jika itu menyangkut tentang isu- isu lain yang berhak menyangkut dengan pihak berwenang untuk menuntaskan masalah berikut," ujarnya. (tor/van)











































