Wali kota Bogor Bima Arya, mengatakan, pemerintah daerah Bogor akan memulai untuk reformasi Angkot. Apa yang akan dilakukan Bima dan jajarannya?
"Jadikan di Bogor sekarang sudah diberlakukan sistem satu arah. Jadi kita perbaiki rutenya, angkot ini di Bogor, bertumpuk, overlapping, saling berhimpit," ujar Bima Arya di Balitbang Kemendagri, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa, (3/5/2016).
Bima menyadari keberadaan angkot di Bogor masih belum teratur. Menurutnya, terlalu banyak rute angkutan yang saling tumpang tindih.
"Jadi numpuk semua, ini perlu kita sebar supaya tidak berhimpit, supaya tidak numpuk di pusat kota," tutur dia.
"Yang kedua ketertiban, jadi sebenarnya agak sederhana mengurai kemacetan itu, jangan ngetem sembarangan, jangan menyeberang sembarangan, itu. Kemudian ada petugas di setiap titik yang potensi kemacetan. Makanya sekarang kita sudah mulai reformasi angkot," imbuhnya.
Bima memiliki target sebelum masa jabatannya habis paling tidak reformasi angkot bisa berjalan. Hal itu harus dilakukan supaya kemacetan di Kota Bogor bisa berkurang.
"Ini langkah-langkah awal kita dorong. Target selama menjabat wali kota ketika menutup nanti ini kemacetan Bogor relatif lebih terurai," kata Bima. (rvk/rvk)











































