Ikrar: FPG Sebaiknya Ganti Agung dengan Andi Matalatta
Jumat, 18 Mar 2005 09:26 WIB
Jakarta -
Pengamat politik dari LIPI, Ikrar Nusa Bhakti, mengungkapkan figur Agung Laksono masih kurang capable dalam memimpin DPR. Untuk itu, FPG diminta untuk mempertimbangkan figur Andi Matalatta sebagai calon ketua DPR jika terjadi kocok ulang pimpinan dewan."Figur Andi cocok untuk menggantikan posisi Agung karena dia memang punya trik-trik untuk mengatasi kebuntuan politik. Itu tidak ada masalah," ujar Ikrar dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (18/3/2005) pagi.Sekadar diketahui, wacana kocok ulang pimpinan DPR hingga kini kian terus bergulir. Hal ini dipicu adanya kekisruhan dalam sidang paripurna DPR yang membahas mengenai kenaikan BBM beberapa waktu lalu.FPDIP misalnya, akan melayangkan surat protes atas tindakan Agung yang dianggap tidk netral dalam memimpin rapat. Surat tersebut akan disampaikan ke Badan Kehormatan dalam waktu dekat ini.Menurut Ikrar, Andi yang kini menjabat ketua FPG sangat menguasai trik-trik lobi politik di parlemen. "Dia punya kepiawaian politik dan jeli membaca hasil rapat yang sudah disepakati," tandasnya. Dirinya menduga protes terhadap kepemimpinan Agung akan terus bertambah. "Selain pembawaannya yang tidak tenang, Agung kerap kali bingung karena terlalu banyak hutang budi kepada Akbar Tandjung, PDI Perjuangan dan Jusuf Kalla sehingga sulit memosisikan diri," tukas peneliti senior ini.Untuk itu, kata dia, fraksi yang ada di DPR hendaknya mengkaji serius wacana kocok ulang pimpinan ini. "Anggota dewan harus berpikir dan merenung apakah parlemen akan bisa bekerja dengan efektif kalo masih terus kondisinya seperti ini," ujar Ikrar.Mengenai posisi Agung selanjutnya jika dilengserkan dari posisi ketua DPR, ia menilai pengalaman di Kosgoro sudah cukup untuk Agung melakukan pengkaderan partai beringin itu dengan lebih baik. "Kalla bisa memberi tugas khusus kepada Agung untuk 100 persen memberi perhatian ke penanganan urusan pilkada dan pengkaderan ke depan," jelas Ikrar.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































