"Pantauan memang masih padat, mulai dari Ampera tepatnya di KM 25 sampai KM 30 Terowongan Pasar Rebo," ujar petugas Jasa Marga, Fajar, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (23/4/2016) pukul 23.10 WIB.
Pengendara disebut hanya bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan 10-30 km/jam. Lalu lintas jelang Terowongan Pasar Rebo, menurut Fajar, memang macet sejak sore tadi seperti yang terjadi sejak beberapa waktu belakangan akibat jalan rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, kemacetan tidak separah sore tadi. Sudah ada pengurangan kepadatan meski di tengah malam kendaraan mengular hingga 5 km.
"Memang masih cukup padat saat ini. Kepadatan sudah dari sore, tapi cenderung berkurang untuk saat ini," tutur Fajar.
Sebelumnya pengelola Tol JORR sudah meminta maaf atas gangguan yang terjadi. Upaya perbaikan masih terus dilakukan untuk mengurangi kemacetan.
"Kami memohon maaf kepada pengguna. Kami tidak menginginkan hal ini," jelas Dirut Hutama Karya, Ngurah Putra selaku pengelola JORR, Sabtu (23/4).
Menurutnya, pihak pengelola akan melakukan perbaikan menyeluruh dan permanane di Terowongan Pasar Rebo yang menjadi penyebab macet karena antrean kendaraan itu. Pengedara memang banyak yang mengeluhkan kemacetan parah akibat jalan rusak di Terowongan Pasar Rebo.
"Perbaikan permanen akan memakan waktu sekitar 2 bulan," pungkasnya. (elz/dha)










































