DetikNews
Selasa 19 Apr 2016, 14:31 WIB

Menkum HAM Soal CCTV di Kamar Tahanan Abu Bakar Baasyir: Untuk Pemantauan

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Menkum HAM Soal CCTV di Kamar Tahanan Abu Bakar Baasyir: Untuk Pemantauan Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Keluarga mengeluhkan adanya closed-circuit television (CCTV) di kamar tahananan Abu Bakar Baasyir di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Mereka meminta CCTV tersebut dicopot karena khawatir saat tidur aurat Abu Bakar Baasyir terekam kamera.

Namun menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, keberadaan CCTV di kamar tahanan Ustad Abu Bakar Baasyir adalah prosedur standar untuk pemantauan.

"Itu kan (CCTV) untuk pemantauan. Semua begitu (ada CCTV)," kata Yasonna kepada wartawan usai membuka pameran di Plasa Industri Gedung Kementerian Perindustrian di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/4/2016).



Apalagi, kata Yasonna, ruang tahanan Abu Bakar Baasyir termasuk dalam kategori maximum security atau pengamanan ketat sehingga harus diawasi. "Karena dia (Abu Bakar Baasyir) kan maximum security. Maximum security itu harus diawasi. Supaya kita bisa melihat kondisi mereka. Apalagi Pak Abu Bakar Baasyir. Kalau sakit gimana, kalau ini bagaimana," papar Yasonna.

Keluhan keberadaan CCTV di ruang tahanan Abu Bakar Baasyir ini disampaikan pihak keluarga pada Senin (18/4/2016). Selain CCTV, keluarga juga mengeluhkan adanya sekat berupa kaca saat menjenguk Abu Bakar Baasyir.

"Sama yang kedua terkait dengan CCTV di kamar Beliau ini kan termasuk yang kita protes. Karena ini jelas melanggar hak privasi Beliau ketika tidur disorot kamera," ujar anak ketiga Baasyir, Abdul Rohim Baasyir, usai mengunjungi ayahnya di Lapas Gunung Sindur.


(erd/nrl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed