Pemprov Riau dalam sepekan ini sudah mempersiapkan acara pelantikan dua bupati di Riau. Keduanya adalah Bupati dan Wabup Kabupaten Rokan Hulu, Suparman dan Sukiman. Selanjutnya, Bupati dan Wabup Pelalawan, M Haris dan Zardewan. Kedua pasangan kepala daerah ini sama-sama kader Partai Golkar.
Karo Humas Pemprov Riau, Darusman membenarkan hari ini acara pelantikan tersebut ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat pembatalan ini, lanjut Darusman, pihaknya juga terpaksa membuka sejumlah baliho yang tadi malam sempat terpasang di ruangan pelantikan dan halaman gedung DPRD Riau.
"Karena mendadak pembatalan, ya akhirnya tugas kita mencopot semua baliho yang sempat terpasang. Padahal kita sudah melakukan geladi resik," kata Darusman.
Lantas apa alasan Kemendagri menunda pelantikan?. "Kalau alasannya saya tidak tahu," kata Darusman.
Penundaan pelantikan ini sempat dikaitkan karena bupati terpilih Rokan Hulu (Rohul), Suparman kini statusnya ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penetapan tersangka terkait suap APBD Riau tahun 2014 lalu. Hanya saja, untuk Bupati Pelalawan tidak tersandung kasus hukum. (cha/try)











































