FGM Minta Rusdihardjo Ditarik
Rabu, 16 Mar 2005 09:10 WIB
Makassar - Forum Ganyang Malaysia (FGM) akan mendesak pemerintah untuk menarik Rusdihardjo sebagai Kedubes Indonesia di Malaysia. Selama ini FGM dikenal sebagai elemen yang memelopori aksi protes terhadap Malaysia terkait sengketa Ambalat. Pernyataan FGM ini diungkapkan Das'ad Latief, Panglima Komando FGM, menanggapi Rusdihardjo, kedubes Indonesia untuk Malaysia, yang menyatakan bahwa sekolmpok sukarelawan yang melakukan pembakaran bendera Malaysia adalah orang yang tidak waras. "Dia harus ditarik. Kami kecewa dengan pernyataannya," ujar Das'ad. Menurut Das'ad, sebagai Dubes, Rusdihardjo tidak sewajarnya meminta maaf. "Sepanjang sejarah, Dubes RI di Malaysia belum ada yang meminta maaf," terang Das'ad. Kendati demikian, menurut Das'ad, pernyataan ini bisa jadi lantaran Rusdihardjo mendapat tekanan yang keras dari masyarakat dan media yang ada di Malaysia sehubungan dengan banyaknya aksi di tanah air yang menentang Malaysia. "Mereka (warga Malaysia) baru benderanya dibakar sudah marah, kami wilayah kami yang ingin dicaplok, siapa yang tak marah," tutur Das'ad. Hingga saat ini, Das'ad mengklaim, anggota FGM di Makassar tercatat telah mencapai sekitar 2 ribu orang. FGM berencana dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan apel siaga seiring dengan perselisihan Ambalat antara Indonesia dan Malaysia yang belum tuntas.
(asy/)











































