Sunny Tanuwidjaja yang dicegah KPK ke luar negeri merupakan kawan dekat Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Ternyata Sunny masih menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center for Democracy and Transparency (CDT).
CDT merupakan lembaga riset yang pernah mendukung pasangan Ahok-Eko Cahyono di Pilkada Bangka-Belitung, meski akhirnya gagal. Ahok menyebut CDT bukanlah lembaga yang sama dengan Ahok Center, relawan Jokowi-Ahok pada 2012 lalu.
"Sampai sekarang masih. Jadi waktu saya sudah masuk wagub, dia kan lebih cocok, doktor political science, saya bilang saya enggak sempat lagi pegang LSM, makanya LSM itu saya kasih ke teman-teman semua," ungkap Ahok di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun membantah bahwa Sunny adalah cucu dari bos Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja. Ia kembali mengungkapkan bahwa Sunny adalah sepupu dari istri Franky Oesman Widjaja, anak dari Eka Widjaja.
"Bukan, dia bukan cucunya, dia sepupu menantunya Eka Cipta," tukas Ahok.
Sebelumnya Ahok pun juga menyatakan bahwa Sunny tidak memiliki keterlibatan langsung dengan Teman Ahok, kelompok relawan pendukung Ahok. Namun ia mengakui memang Sunny banyak mengikuti kegiatan di kelompok relawan itu.
Selain itu Ahok juga membantah bawah Sunny ada di bagian Ahok Center, namun di CDT. Ahok sendiri merupakan pendiri CDT, namun akhirnya mundur karena merasa tidak etis terlibat di LSM saat ingin maju di Pilkada.
"Bukan Ahok Center, tapi CDT. Jadi karena dia mau doktor, saya kan lepas enggak boleh lagi pegang yayasan, CDT. Aku kasih ke mereka, aku lepas," terang Ahok yang pernah menjadi Direktur Eksekutif CDT sebelum Sunny, Kamis (7/4).
(elz/dhn)











































