"Kalau malas ngejoki, ngamen, ngemis atau lainnya pasti dia (korban) mendapatkan tindakan kekerasan, ditampar gitu," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Audie Latuheru saat dihubungi detikcom, Jumat (25/3/2016).
"Anak-anak ini mengaku ditampar kalau mereka enggak mau," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain disewakan, anak-anak itu dieksploitasi berupa dipaksa untuk mengamen, mengemis, joki 3 ini 1 dan lainnya. Dua tersangka telah ditahan di Mapolres Jakarta Selatan. (idh/aan)











































