"PAN menyerahkan topik reshuffle ini sepenuhnya kepada presiden. Kita tidak pernah meminta ataupun mendesak. Hal ini sepenuhnya kewenangan Presiden. Dengan demikian tidak ada pembahasan khusus antara kami dengan Presiden terkait topik ini," ujar Eddy melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (24/3/2016).
Dengan menyerahkan topik reshuffle kepada presiden, PAN tak mau mengomentari kinerja menteri. Mereka pun tak punya catatan khusus berbeda dengan PDI-P yang memiliki catatan evaluasi kinerja menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PAN menyatakan dukungannya pada pemerintah dan membantah adanya perbincangan soal isu reshuffle ini dengan presiden. Ketika ditanya soal urgensi reshuffle, Eddy menegaskan presidenlah yang paling paham kinerja menterinya.
"Kembali lagi, yang paling mengetahui kebutuhan kabinet adalah Bapak Presiden, sehingga urgensi reshuffle atau tidak beliaulah yang paling memahami," pungkasnya. (van/van)










































