Kisah Ratih yang Kehilangan Tas dan Dompet karena Driver Go-Jek Nakal

Kisah Ratih yang Kehilangan Tas dan Dompet karena Driver Go-Jek Nakal

Angga Aliya - detikNews
Selasa, 22 Mar 2016 08:12 WIB
Kisah Ratih yang Kehilangan Tas dan Dompet karena Driver Go-Jek Nakal
Foto: Ratih/pembaca
Jakarta - Ratih Wiyanti seorang pelanggan Go-Jek. Warga Bandung ini biasa menggunakan jasa Go-Send untuk mengirimkan barang. Kepercayaan penuh dia berikan pada para driver Go-Jek.

Tapi, nahasnya pada 1 Maret lalu dia mendapatkan oknum driver Go-Jek nakal. Ratih mengirimkan tas Fossil dan dompet untuk temannya.

"Saya jelas pakai aplikasi seperti biasa dan ada driver yang pick up," jelas Ratih, Senin (21/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratih tak curiga, barang yang sudah dibungkus rapi dia berikan ke si driver Go-Jek. "Jarak tempuh menuju lokasi teman saya gak sampai 5 Km," tambah dia. Di Bandung para driver Go-Jek ada yang tak memakai jaket ciri khas hijau. Jadi Ratih juga tak curiga.

Tapi, tunggu punya tunggu selang beberapa jam temannya memberi kabar. Tidak ada barang yang sampai.

"Saya telepon drivernya HP-nya mati," imbuh dia. "Foto si driver juga di aplikasi nggak ada," tambahnya.

Baru kali ini Ratih mengalami kekecewaan luar biasa. Selang dua hari hari dia melapor ke kantor Go-Jek Bandung, jawaban yang diberikan hanya akan diurus aduannya dan permohonan maaf. Diberi informasi juga ada oknum yang nakal yang masuk ke jaringan.

"Jadi hanya itu saja, saya kemudian bikin surat pembaca ke koran. Saya juga unggah di media sosial," jelasnya.

Belasan hari berlalu tak ada tanggapan juga dari Go-Jek. Ratih percaya kalau oknum nakal itu hanya segelintir, dan driver Go-Jek yang baik yang jujur mencari rezeki lebih banyak.

"Kasihan kan driver Go-Jek yang jujur jadi ikut jelek juga," urai dia.

Sementara itu pihak Go-Jek Indonesia yang dikonfirmasi soal aduan Ratih ini memberikan pernyataan. Pihak Go-Jek mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa GO-SEND yang melaporkan perbuatan tidak menyenangkan seorang oknum mitra driver.

"Kami telah berkomunikasi dengan pengguna layanan GO-SEND dan telah menyelesaikan insiden dengan baik. Pengguna jasa tersebut juga telah menganggap permasalahan ini selesai," tulis manajemen Go-Jek.

"GO-JEK tidak dapat mentolerir insiden seperti ini dan akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum driver berupa pemutusan hubungan kemitraan. Kami juga akan memberikan ganti rugi kehilangan barang kepada pengguna jasa. Kasus ini hendaknya dijadikan pelajaran dan peringatan bagi para mitra driver bahwa tindakan serupa tidak dapat ditolerir dan pelakunya pasti langsung ditindak tegas," tutup manajemen Go-Jek. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads