Menhan Australia Serahkan Buku Putih Pertahanan ke Indonesia

Menhan Australia Serahkan Buku Putih Pertahanan ke Indonesia

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 11:39 WIB
Menhan Australia Serahkan Buku Putih Pertahanan ke Indonesia
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan bilateral dari Menteri Pertahanan Australia Marise Ann Payne. Dalam pertemuan ini secara formal Menhan Marise Payne menyerahkan secara formal salinan Buku Putih (White Paper) Pertahanan Australia kepada Indonesia.

Menhan Ryamizard menuturkan hasil pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam ini baik. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan dan Australia melalui Menhan Payne menyerahkan salinan buku putih pertahanan mereka.

"Jadi sekali lagi kerjasama bilateral berjalan dengan baik. Kita semuanya setuju dengann apa yang kita perbuat karena semua kerjasama dengan baik. Masalah pelatihan dan teroris baik," kata Menhan RI Ryamizard Ryacudu usai pertemuan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buku Putih Pertahanan merupakan suatu rumusan pernyataan dan kebijakan pertahanan sebagai pedoman bagi penyelenggaraan fungsi pertahanan. Penyerahan salinan buku putih ini sebagai salah satu bentuk upaya membangun saling percaya dan transparasi antar kedua negara.

Saat ini buku putih pertahanan Indonesia masih dalam proses penyelesaian. Menhan Australia Marise Payne berharap kerjasama antar kedua negara akan terus berlanjut dan menantikan buku putih pertahanan milik Indonesia.

"Saya mengapresiasi kerjasama bidang pertahanan ini dan penyerahan salinan buku putih pertahanan ini untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Australia yang sudah terjalin selama beberapa tahun. Kami menyadari hubungan ini sangatย  dinamis, menantang dan menguntungkan untuk kedua negara," kata Menhan Australia Marise Payne di tempat yang sama. ย 

"Kami percaya bahwa perjanjian ini kuat dan akan menghasilkan menghasilkan hasil yang produktif," imbuhnya.

Selain penyerahkan buku putih pertahanan Australia, kedua negara juga membicarakan perkembangan kerjasama forum tahunan Indonesia-australia Defence Strategic Dialogue (IADSD) yang telah berlangsung 13 kali. ย 

Buku putih pertahanan Indonesia yang masih dalam proses penyelesaiaan, fokus pada kebijakan pertahanan RI dan upaya menghadapi ancaman nyata seperti terorisme dan radikalisme, separatisme, pemberontakan bersenjata, bencana alam dan lingkungan, pelanggaran wilayah perbatasan, perompakan dan pencurian Sumber Daya Alam, wabah penyakit, perang cyber dan intelijen serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjadi ancaman bersama.


(rvk/rvk)


Berita Terkait