"Musim kemarau ini bisa berdampak bagi kesehatan pada tubuh manusia. Diimbau warga untuk mengurangi aktifitas di luar rumah," kata Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Sunardi saat dikonfirmasi Jumat (18/3/2016).
Selain itu, suhu panas juga bisa menyebabkan manusia cepat mengalami dehidrasi. Karena hal tersebut, warga diminta untuk lebih memperbanyak minum air putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Titik panas itu terpantau di Asahan," ucapnya.
Sunardi menambahkan, meski musim kemarau, potensi untuk terjadinya hujan bisa saja terjadi. "Potensi hujan lokal bisa saja, tapi intensitasnya ringan hongga sedang," tandasnya. (imk/imk)










































