Demo Soal Ambalat Mulai Sepi
Senin, 14 Mar 2005 16:40 WIB
Jakarta - Demo massa memprotes sikap Malaysia atas klaim perairan Ambalat tampaknya mulai sepi. Di Kedubes Malaysia, sampai pukul 16.29 WIB, Senin (14/3/2005), tidak ada satu pun elemen massa yang berunjuk rasa. Padahal, pada hari-hari sebelumnya, Kedubes Malaysia yang terletak di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan ini selalu hingar bingar dengan datangnya massa secara bergantian yang memprotes soal klaim Ambalat. Biasanya, dalam demonya, selain mengecam Malaysia, mereka juga membakar bendera Malaysia. Aparat kepolisian juga sudah tidak tampak berjaga di depan Kedubes. Aktivitas pelayanan publik, terutama layanan permohonan visa kerja juga dibuka dan berjalan lancar. Salah seorang staf Kedubes Malaysia Alamsyah saat ditemui detikcom mengakui lengangnya aksi massa di depan Kedubes. "Alhamdulillah, hari ini tidak demonstrasi," kata dia. Alamsyah membantah bahwa Kedubes Malaysia pernah menutup Kedubes Malaysia terkait aksi demonstrasi dari masyarakat Indonesia. "Yang benar, layanan publik ditutup hanya sementara, kalau ada demo. Setelah demo selesai, ya dibuka kembali," ungkapnya.Lengangnya aksi demonstrasi terkait kasus Ambalat ini juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Di Makassar, yang sebelumnya terjadi aksi demonstrasi yang cukup sering, hari ini tampak sepi. Yang ada, malah demo menolak kenaikan harga BBM. Di Pekanbaru, yang berdiri Konsulat Malaysia, juga relatif sepi dari demo soal Ambalat. Padahal, hari-hari sebelumnya, mahasiswa gencar melakukan aksi. Bahkan, enam hari lalu, Konsulat Malaysia sempat dirusak oleh sekelompok massa. Hal yang sama juga terjadi di Surabaya, Semarang, dan lain-lain. Aksi kasus Ambalat hanya terjadi di kota Yogyakarta. Demonstan menamakan diri Komando Aksi Bela Negara (Kaben), yang berkekuatan puluhan orang. Mereka siap mendukung TNI untuk mempertahankan Ambalat. Selain di Yogya, aksi 'Ganyang Malaysia' juga digelar pertama kalinya di Bali. Namun, peserta aksi hanya 50 orang.
(asy/)











































