"Kita yakini ini baru yang tertangkap, masih ada yang menjadi target, masih dikembangkan. Tidak menutup kemungkinan masih ada oknum dari pejabat, kepala daerah yang juga menyalahgunakan narkoba," ujar Buwas di Kantor BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin, (14/3/2016).
Buwas menyebut akan menindak siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Termasuk di dalamnya bila ada kepala daerah yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya soal keterlibatan oknum aparat keamanan seperti polisi dan TNI dalam kasus bupati Ogan Ilir, Buwas masih belum bisa berkomentar banyak.
"Semuanya masih dikembangkan (termasuk keterlibatan aparat). Kita akan dalami, sampai saat ini masih terus ditelusuri dan meminta keterangan saksi-saksi," ujar dia.
"Tidak pandang bulu, tidak mengenai profesi, semua bidang bisa disentuh. Bagaimana seseorang menjadi panutan masyarakat terapi dia menyalahgunakan narkoba," tutup Buwas. (mad/mad)











































