"Untuk saat ini kobaran api di sekitar Bandara sudah bisa dipadamkan tim. Namun demikian asap tetap saja keluar dari dalam tanah. Maklum saja lokasi yang kebakaran ini lahan gambut dengan kedalaman 6 meter," kata Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo, kepada detikcom, Selasa (8/3/2016).
Foto: Dok Polres Dumai |
Suwoyo menjelaskan, walau kobaran api tidak terlihat lagi, namun hari iniΒ dua heli milik Sinarmas Forestry jenis Super Puma dan heli B350 B3 diterjunkan untuk melakukan water bombing. Ini diperlukan agar bara api dilihat gambut benar-benar padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok Polres Dumai |
Menurut Suwoyo yang terjun langsung dalam melakukan pemadaman, tim saat ini menurunkan alat berat. Alat berat ini difungsikan untuk membuat sekat kanal.
"Alat berat saat ini kita kerjakan buat sekat kanal sekaligus memotong rembetan api yang mengarah ke bandara, karena bandara ini objek vital," kata Suwoyo.
Foto: Dok Polres Dumai |
Tim pemadam kebakaran yang berjibaku tersebut, terdiri TNI/Polri, BPBD Dumai, Masyarakat Peduli Api dan pemadam perusahaan Sinar Mas.
"Kita sama-sama berjibaku di lapangan dalam upaya pemadaman. Alhamdulillah, tadi pagi sempat turun hujan yang membantu jalannya pemadaman," kata Suwoyo.
Kebakaran lahan di Dumai terjadi sekitar 2 minggu lalu. Api sempat mendekat ke bandara. Beruntung api tidak meluas. Baca: Asap Kebakaran Lahan Membubung Tinggi di Dekat Bandara Dumai, ini Wujudnya (cha/try)












































Foto: Dok Polres Dumai
Foto: Dok Polres Dumai
Foto: Dok Polres Dumai