Razia khusus napi narkoba ini digelar, Senin (7/3/2016) sekitar pukul 06.00 WIB. Penyisiran dilakukan di Blok D tempat 309 napi narkoba. Para napi dites urine.
Foto: Chaidir AT/detikcom |
Di Blok D, ada ruangan tahanan yang sedikit mewah dibanding ruangan tahanan lainnya. Di ruangan yang dihuni 12 napi itu tersedia TV, gitar dan HP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Chaidir AT/detikcom |
Razia melibatkan sekitar 300 personel. Tim menemukan tiga paket sabu ukuran kecil. Selain itu, ada 4 butir pil warna cokelat yang diduga narkoba jenis ekstasi. Ada juga 4 plastik bening bekas sabu termasuk bong atau alat pengisap sabu.
Selain melakukan razia di LP Kelas II A Jl Kapling Pekanbaru, tim juga menyisir LP Anak dan Perempuan yang lokasinya persisi di belakangnya. Ridak ditemukan narkoba.
Foto: Chaidir AT/detikcom |
Ali Pranala menjelaskan razia dilakukan karena ditengarai napi di Blok D masih memiliki jaringan di luar.
"Ini hasil yang kita selidiki di lapangan, para napi kasus narkoba masih bisa mengendalikan jaringannya di luar untuk peredaran narkoba. Itu sebabnya, kita melakukan razia dadakan," kata Ali. (cha/try)












































Foto: Chaidir AT/detikcom
Foto: Chaidir AT/detikcom
Foto: Chaidir AT/detikcom