Dalam data yang dipublikasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ada kenaikan muka air di beberapa pintu air secara bertahap.
Mula-mula kenaikan terjadi di Pintu Air Depok. Pukul 20.30 WIB ketinggiannya masih berstatus aman 130 cm, namun pukul 21.35 WIB menjadi 210 cm dengan status waspada. Meningkat lagi pukul 22.00 WIB setinggi 270 cm dengan status menjadi kritis atau siaga II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun terjadi ketinggian air di pintu air berikutnya yaitu Manggarai, Jakarta Selatan. Kenaikan air terjadi bertahap dari 635 cm dengan status aman pukul 24.00 WIB, menjadi 750 cm pada pukul 07.00 WIB dengan kenaikan status waspada.
Kenaikan juga terjadi di Pintu Air Karet. Dari semula hanya 360 cm pada pukul 03.00 WIB, meningkat jadi 420 cm pukul 05.00-06.00 WIB. Terakhir pukul 07.00 WIB menigkat menjadi 440 cm, meski statusnya masih aman.
Satu lagi pintu air yang mengalami peningkatan muka air yaitu di Pintu Air Pasar Ikan. Statusnya kini sama dengan Pintu Air Manggarai, yaitu waspada atau siaga II.
Akibat ketinggian di pintu air itu, sejumlah wilayah di bantaran Sungai Ciliwung yang berada di Jakarta Selatan mulai tergenang banjir.
Baca juga: Air Sungai Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jaksel
(miq/rna)











































