"Ini kami lakukan seiring dengan tujuan lembaga UNICEF yang merupakan salah satu organisasi di bawah naungan PBB yang membantu membangun sebuah dunia yang menghargai hak anak-anak," ujar Plt Kepala Sub Direktorat Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut RI Bakamla M Irawadi di Kantor Bakamla, Jl Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016).
Irawadi memaparkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di pesisir, Bakamla membagikan 68.500 baju pelampung di 18 provinsi di Indonesia. Pembagian tersebut bekerja sama dengan Muspida setempat, KKP, dan juga Kodam di wilayah.
"18 Provinsi itu antara lain ada yang di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Kalimantan Barat, banyak ya pokoknya. Kami bagikan sekitar total 68.500 jaket," ucap M Irawadi.
Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom |
Dalam waktu dekat ini sekitar tanggal 9 Maret, Bakamla juga akan membagikan sekitar 350 life jacket kepada masyarakat khususnya anak-anak di Kendari, Sulawesi Tenggara. "350 itu 300 untuk dewasa dan 50 anak-anak," tuturnya.
Wilayah Kendari yang akan dibagikan life jacket berada di Konawe Selatan dan Konawe Utara. Butuh biaya besar untuk mengirimkan life jacket tersebut.
"Rp 27 juta untuk pengirimannya. Karena harus melewati udara dan laut. Kan juga di sana gak cuman sehari. Di sana nanti kita 4 sampai 5 hari," ujar Irawadi. (yds/fdn)












































Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom