"(Keluarga) Dari pihak laki-laki tidak mau diautopsi," kata Kapolsek Beji Depok Kompol Ni Gusti Ayu Supiati saat dihubungi detikcom, Rabu (2/3/2016).
Sementara keluarga dari Dessy Khanti yang juga korban tewas dalam kecelakaan ini masih berunding dengan polisi untuk keperluan visum. Ia mengatakan melalui visum ini jugalah bisa diketahui apakah keduanya dalam pengaruh alkohol atau tidak saat kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Kapolres Depok Kombes Dwiyono yang dikonfirmasi soal kondisi korban mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
"Kita masih menunggu hasil dari kedokteran forensik," ucap Dwiyono.
Kecelakaan mobil ini terjadi pukul 02.30 WIB. Mobil yang dikemudikan Dessy melaju dari tempat parkir P6 menuju P5. Namun, mobil yang harusnya belok ke kanan malah belok ke kiri hingga menjebol dinding parkiran. Akhirnya mobil menabrak tembok pembatas, terjun setinggi 9,80 meter dan keduanya tewas di tempat. (mnb/nrl)











































