Dari data Kecamatan Bulak, SIB saat ini ditempati 182 pedagang yang terdiri 96 stand kerupuk ikan, makanan dan minuman 40 stand, pengrajin kerang 20 stand, ikan segar 16 stand dan 10 stand ikan asap.
Pantauan detikcom, SIB lebih banyak didominasi penjual makanan dan minuman yang ditempatkan di lantai dua. Sedangkan lantai satu yang digunakan untuk stan ikan segar dan ikan asap serta kerupuk terlihat lengang. Banyak stand mangkrak tidak ada barang yang didagangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentra Ikan Bulak di Nambangan, Kenjeran (Foto: Zaenal Effendi/detikcom) |
"Kalau untuk pedagang di SIB itu merupakan kewenangan dari Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kami di kecamatan dan kelurahan tugasnya memotivasi dan mensosialisasikan kepada warga," kata Kasie Perekonomian Kecamatan Bulak, Hartati pada detikcom, Jumat (26/2/2016).
Namun, Hartati yakin seiringnya waktu. SIB akan ramai dikunjungi, bahkan kawasan Nambangan akan menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi.
"Mungkin belum selesainya seluruh sarana dan prasaran penunjang yang saat ini dalam proses pengerjaan," imbuhnya.
(Baca Juga:Tekad Risma Mengubah Pesisir Kumuh di Surabaya Menjadi Kinclong)
Sementara salah satu pedagang lontong kupang di SIB, Hanifah juga optimis kawasan Nambangan akan ramai. "Nyaman kok tempatnya, kalau dibilang ramai tidak juga tapi lumayan. Selain itu, kan tidak lagi ditertibkan oleh Satpol PP," kata Hanifah yang sebelumnya mempunyai warung di Pantai Batu Kenjeran.
Sentra Ikan Bulak (SIB) di Nambangan, Kenjeran (Foto: Zaenal Effendi/detikcom) |
(ze/slh)












































Sentra Ikan Bulak di Nambangan, Kenjeran (Foto: Zaenal Effendi/detikcom)
Sentra Ikan Bulak (SIB) di Nambangan, Kenjeran (Foto: Zaenal Effendi/detikcom)