Wartawan Mendadak Dilarang Meliput Kegiatan Presiden SBY

Wartawan Mendadak Dilarang Meliput Kegiatan Presiden SBY

- detikNews
Jumat, 11 Mar 2005 17:36 WIB
Jakarta - Dengan alasan menghormati Hari Nyepi, wartawan mendadak dilarang meliput kegiatan Presiden SBY. Padahal sejak pagi hari wartawan bebas meliput. Ada apa gerangan?Menurut jadwal resmi kepresidenan, SBY diagendakan menerima Ketua Umum PPP Hamzah Haz di Kantor Presiden jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat pukul 17.00 WIB, Jumat (11/3/2005).Kemudian pukul 19.00 WIB, SBY diagendakan menghadiri rapat terbatas sebagai persiapan untuk rapat konsultasi pemerintah dengan DPR pada Senin malam 14 Maret 2005 mengenai dana kompensasi kenaikan harga BBM.Hamzah sudah datang menemui SBY. Wartawan pun meliput ke Kantor Presiden, tempat SBY biasa menerima tamu. Tetapi tiba-tiba wartawan diminta tidak melakukan peliputan oleh staf kepresidenan."Bapak (SBY) ingin menghormati Hari Nyepi. Jadi sebaiknya tidak ada berita dulu hari ini," kata seorang staf kepresidenan beralasan.Wartawan pun tersentak dan bingung. Sebab sejak pagi hari, SBY menerima Menlu Malaysia Syed Hamid Albar dengan didampingi Menlu Hassan Wirajuda pukul 08.30 WIB. Kemudian menerima Gita Wiryawan pukul 10.00 WIB.Bahkan pada jadwal resmi setelah salat Jumat tadi, SBY juga masih menerima beberapa tamu. Antara lain menerima Ipong Witono dan rombongan pukul 14.00 WIB, Chapman Tailor pukul 15.30 WIB."Lah kalau memang niatnya menghormati Hari Nyepi dan tidak ada peliputan, kenapa ada agenda kegiatan resmi. Sekalian saja dikosongin. Lagipula dari pagi kan sudah terima tamu," gerutu wartawan.Pelarang itu pun segera dikonfirmasikan wartawan kepada Kepala Biro Pers Istana Geribaldi. "Loh saya tidak tahu. Nanti saya cek," ujar Geribaldi dengan nada terkejut.Keganjilan tidak hanya itu. Rombongan SBY di luar kebiasaan masuk Kompleks Istana lewat pintu depan Istana Merdeka jalan Medan Merdeka Utara sekitar pukul 16.45 WIB. Padahal biasanya pintu itu hanya terbuka untuk tamu negara. Biasanya rombongan presiden melewati Istana Negara jalan Veteran.Meski dilarang meliput, wartawan tetap bertahan di ruang pers untuk menunggu acara rapat terbatas pukul 19.00 WIB. Karena tidak diperkenankan berada di sekitar Kantor Presiden, wartawan pun tidak dapat memantau pertemuan SBY dengan Hamzah. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads