"Kami akan membagikan botol air minum yang telah diberi cap khusus gerhana kepada wisatawan," ujarnya kepada detikcom. Mereka bisa mengisi ulang air mineral yang kami sediakan gratis."
Upaya mengurangi sampah plastik ini bagian dari gerakan "North Maluku Go Green". Menurut Anwar, gerhana matahari total akan jadi momen peluncuran gerakan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Baca juga: Maluku Utara Diserbu 2.000 Turis Gerhana Matahari Total)
Beberapa kegiatan terkait gerhana matahari di Maluku Utara memang sengaja dibuat bertema ramah lingkungan. Pameran kerajinan dan suvenir khas Maluku Utara di Ternate, misalnya, hampir semua dekorasi dan bahan stand memakai bambu atau material yang bisa didaur ulang.
Kegiatan wisata penyelaman yang ditawarkan kepada turis yang datang juga dikaitkan dengan kelestarian lingkungan. Misalnya saja acara bertajuk " A Dive for Conservation" di Pantai Akesahu dan Tugulufa, Tidore.
(Baca juga: Wow! Ada Monumen Gerhana Matahari Total Bawah Laut di Tidore)
Pada pertengahan 2015 lalu, Kota Tidore Kepulauan sempat menggelar Festival Hijau untuk mengampanyekan pembangunan ramah lingkungan di pulau tersebut. Masalah lingkungan dan perubahan iklim memang menjadi isu yang dianggap penting oleh pemerintah dan masyarakat provinsi Maluku Utara yang terdiri dari pulau-pulau yang relatif kecil. (okt/okt)











































